The Jacatra Secret – Sebuah Agenda Konspirasi

Seperti yang sudah saya janjikan, saya akan mengulas novel perdana Rizki Ridyasmara yang berjudul The Jacatra Secret.
Saat membaca promosi buku tersebut di sebuah milis saya hanya membaca sekilas dan tidak menyangka kalau ternyata Rahasia-Rahasia Kota Jakarta yang merupakan fakta itu dikemas dalam sebuah novel. Namun, ketika akhirnya saya membeli buku tersebut, saya jadi teringat dengan novel karya Dan Brown ‘The Da Vinci Code’. Bukan karena muatan dan pesan yang terkandung di dalamnya serupa, namun jalan ceritanya pun mirip.

Berawal dari terbunuhnya seorang pejabat BAPPENAS yang menganut paham neoliberalisme, seorang ahli simbol dari Amerika, John Grant bersama Angelina yang merupakan anggota komunitas Conspiratus harus mengalami perburuan dengan sang pembunuh.

Korban pembunuhan memberikan kode rahasia dengan cara memposisikan tubuhnya di tempat yang tidak lazim, sebelum ia menghembuskan napasnya. Tempat kejadian perkara merupakan tempat yang bersejarah yaitu Museum Sejarah Jakarta, sehingga polisi meminta bantuan John Grant yang kebetulan pada saat yang sama sedang mengisi sebuah seminar internasional yang membahas mengenai rahasia Jakarta.

Jika Anda telah membaca novel The Da Vinci Code sebelumnya, saat membaca buku ini mungkin secara tidak sadar Anda membandingkan kedua novel tersebut. Hal itu wajar, karena selain cerita yang mirip, keduanya memiliki tema yang sama, yaitu mengungkap perkumpulan-perkumpulan rahasia yang saling berkaitan dengan misi-misi rahasia mereka dan pengaruhnya terhadap sejarah dan juga kehidupan masa kini. Selain itu, The Da Vinci Code pun disebut-sebut dalam buku ini. The Da Vinci Code memfokuskan diri pada Biarawan Sion dan pencarian The Holy Grail, sedangkan The Jacatra Secret sesuai dengan sejarah yang hendak diungkapnya memfokuskan tema pada Freemasonry dan peredarannya di Indonesia. Sebagaimana dijelaskan oleh sang pengarang, kedua perkumpulan ini berasal dari satu akar yang sama dan memiliki misi yang sama, yaitu Kabbalah.

Kabbalah juga dibahas dengan sangat lengkap, termasuk kiprah Madonna, Britney Spears dan Christina Aguilera sebagai sosok Kabbalis modern yang menonjol.

Memang, sebuah fiksi dapat menceritakan sejarah dengan lebih baik. Pembaca akan menemukan fakta-fakta sejarah yang tidak diungkapkan di bangku sekolah (bahkan mungkin sengaja dikaburkan), dan tidak hanya mengenai sejarah Jakarta saja, buku ini pun mencakup rahasia sejarah secara global. Contohnya adalah fakta mengenai penduduk asli benua Amerika sebelum Columbus datang, latar belakang para penjelajah seperti Vasco Da Gama dkk dan misi-misi mereka.

Lalu, apa saja rahasia Jakarta? Monumen Nasional, Gedung BAPPENAS (Stadhuis), Museum Sejarah Jakarta (Fatahillah), Bundaran Hotel Indonesia, Patung Hermes, dan lain-lain. Anda juga akan menemukan kaitan antara Boedhi Oetomo dengan Freemasonry.

Apa sih Freemasonry? Apa bahayanya? Temukan jawabannya di buku tersebut, karena menemukannya sendiri tentu akan lebih seru.

Secara kebetulan, saat membaca buku ini saya menemukan pembahasan tentang Freemasonry di sebuah forum. Utas tersebut mempertanyakan apakah grup band AVA yang salah satu anggotanya adalah Tom Delonge (mantan Blink 182) itu termasuk Freemasons, karena logo mereka mirip dengan logo Freemasonry (jangka dan mistar sudut terbalik – membentuk bintang david). Yang menarik adalah tanggapan dari salah satu anggota forum tersebut, saya kutip: “mudah-mudahan di Indonesia tidak ada Freemasonry”.

Tanggapan itu membuat saya tersenyum. Indonesia merupakan negara yang sangat penting karena kekayaan sumber daya alam dan sumber daya manusia, juga karena letaknya yang strategis dan ‘kesempurnaan’ cuacanya, sehingga banyak negara imperalis yang ingin memilikinya (baca: menjajahnya). Rasanya mustahil jika negara kita yang tercinta ini tidak masuk dalam agenda konspirasi global yang salah satunya berupa perkumpulan Freemasonry, atau mungkin organisasi lain yang bergerak baik secara terang-terangan maupun tersembunyi.

Terakhir, saya menemukan beberapa sumber mengenai eksistensi Freemasonry ini yang demikian berkuasa dengan memegang peranan-peranan penting di dalam kehidupan manusia sejak jaman dulu hingga kini. Banyak di antara orang-orang penting dalam sejarah yang kita ketahui ternyata terlibat dalam organisasi ini.

Selebriti masa lalu (sudah meninggal):
– Shakespeare
– Johann Wolfgang von Goethe
– Henry Ford
– Benjamin Franklin
– George Washington
– Neil Armstrong
– Nat “King” Cole
– Sir Arthur Conan Doyle
– William Shakespeare
– Samuel L. Clemens (Mark Twain)
– Jean Henri Dunant
– Sir Winston Leonard Spencer Churchill
– Simon Bolivar
– Napoleon Bonaparte
Selengkapnya di sini

Selebriti masa kini:
– Radiohead (para personil tidak menyatakan secara pasti, ini analisis dari simbol yang dipergunakan oleh yang bersangkutan, sebagaimana dibahas dalam forum ini)
– AVA – Angel and Airwaves (para personil tidak menyatakan secara pasti, ini analisis dari simbol yang dipergunakan oleh yang bersangkutan, sebagaimana dibahas dalam forum ini)

Advertisements

4 thoughts on “The Jacatra Secret – Sebuah Agenda Konspirasi

    • semua tentang freemason di Indonesia itu memang asli semua, biasanya penulis pun memakai nama samaran untuk tidak diketahui oleh organisasi freemason itu sendiri, dan ini penting juga sebagai pengetahuan

  1. halo nabil, mohon maaf sebelumnya, saya tidak memiliki hubungan apa pun dengan Bang Rizki dan saya juga tidak punya alamat emailnya, tapi mungkin kamu bisa tanya ke Noviar Dewantara (dewan.tara at yahoo.co.id), pengelola situs thejacatrasecret.com.

    atau… kamu juga bisa cari di facebook, sayangnya saya tidak memiliki akun facebook jadi tidak bisa menanyakan langsung.

    alternatif lain, kamu juga bisa tanya langsung ke eramuslim dot com

    semoga membantu

  2. jalan ceritanya emang hampir serupa tapi tak sama dengan the da vinci code, tapi tetep aja gan.. saat membaca novel itu ada beberapa fakta2 yg bikin ane kaget.. hehehe seru banget bacanya.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s